Maintenance

Halaman ini dipakai untuk backup dan restore database, melihat dan mengedit data tabel secara langsung, menjalankan SQL script maintenance, membersihkan data tertentu, menjalankan repost HPP, dan membuka workspace cut-off.

Gunakan menu ini hanya untuk admin teknis atau finance senior. Banyak tindakan di halaman ini bekerja langsung ke database aktif dan dapat mengubah histori transaksi, saldo, jurnal, stok, atau hasil laporan.

Isi Halaman Maintenance

Tab Backup

Membuat file backup database, melihat daftar file backup, mengunduh file backup, menghapus file backup, dan melakukan restore.

Tab Edit Database

Melihat isi tabel database secara langsung, berpindah halaman data, lalu mengubah isi baris tertentu dan menyimpannya kembali.

Tab SQL Script

Menjalankan satu perintah SQL maintenance pada database aktif dan melihat hasil query atau jumlah baris yang terpengaruh.

Tab Others

Membuka halaman cut-off, menghapus foto absensi sebelum tanggal tertentu, mengosongkan transaksi, dan menjalankan repost HPP inventory/journal.

Kapan Dipakai

Sebelum Memakai Maintenance

  1. Pastikan Anda memahami tujuan perubahan dan tabel atau transaksi yang akan disentuh.
  2. Buat backup baru terlebih dahulu, terutama sebelum restore, edit tabel, menjalankan SQL INSERT / UPDATE / DELETE, empty transaction, repost HPP, atau cut-off.
  3. Pastikan user lain tidak sedang aktif melakukan input pada area data yang sama bila Anda akan memperbaiki database secara langsung.
  4. Catat apa yang diubah: nama tabel, ID transaksi, tanggal, alasan perubahan, dan siapa yang meminta perubahan.

Pilih Tindakan Yang Tepat

Kebutuhan Menu yang Disarankan Catatan
Hanya ingin melihat data Edit Database atau SQL SELECT Mulai dari cara yang tidak mengubah data.
Mau koreksi satu row sederhana Edit Database Cocok bila row dan field yang akan diubah sudah jelas.
Mau cari data dengan filter atau join SQL Script Lebih fleksibel untuk audit dan troubleshooting.
Mau update banyak row sekaligus SQL Script Backup wajib dibuat dulu sebelum eksekusi.
Mau kembali ke kondisi backup tertentu Restore Database Gunakan hanya bila yakin file backup yang dipilih benar.
Mau memindahkan transaksi lama ke opening balance Cut Off Jangan diganti dengan edit manual tabel.

Backup Database

Tab Backup dipakai untuk membuat file backup database yang bisa disimpan di luar server, diunduh, atau dipakai kembali saat restore.

Cara Membuat Backup

  1. Buka tab Backup.
  2. Klik tombol Backup Database.
  3. Isi nama file backup. Gunakan hanya huruf, angka, titik, garis bawah, atau tanda minus.
  4. Tunggu proses selesai. Sistem menampilkan progres backup dan kemudian file akan muncul di daftar.
  5. Unduh file backup bila ingin menyimpannya di lokasi lain.

Yang Perlu Diperhatikan

  • Backup yang baik diberi nama yang mudah dikenali, misalnya memakai tanggal, jam, dan tujuan perubahan.
  • Simpan salinan backup di luar server aplikasi bila backup tersebut penting untuk rollback.
  • Jangan menghapus file backup lama sembarangan bila masih ada potensi dipakai untuk audit atau rollback.

Restore Database

Restore akan menimpa database aktif menggunakan file backup yang dipilih. Karena itu restore termasuk tindakan berisiko tinggi.

Cara Restore

  1. Pilih file backup pada daftar backup.
  2. Klik tombol Restore di baris file tersebut.
  3. Baca peringatan, lalu konfirmasi dengan mengetik RESTORE.
  4. Tunggu sampai proses selesai dan pastikan aplikasi kembali normal.

Risiko Restore

  • Semua perubahan setelah waktu backup tersebut akan hilang dari database aktif.
  • Transaksi, master data, jurnal, saldo, dan histori yang dibuat setelah backup tidak akan ikut terbawa kecuali ada backup yang lebih baru.
  • Bila file backup salah dipilih, pengguna bisa kehilangan data kerja terbaru.

Contoh Skenario Backup dan Restore

Sebelum Update atau Perbaikan Besar

Buat backup dengan nama yang jelas, misalnya before-fix-sales-2026-04-26, supaya tim mudah mengenali titik rollback jika ada masalah.

Setelah Salah Update Massal

Bila perubahan salah sudah menyentuh banyak tabel dan sulit ditelusuri, restore sering lebih aman daripada koreksi manual yang berlapis dan rawan terlewat.

Melihat Data Dalam Tabel Database

Tab Edit Database berguna untuk melihat isi tabel database langsung dari aplikasi. Tab ini cocok saat Anda perlu mengecek data tertentu tanpa membuka phpMyAdmin atau tool database lain.

Cara Melihat Data

  1. Buka tab Edit Database.
  2. Pilih nama tabel pada field Table Name.
  3. Sistem akan memuat struktur kolom dan isi tabel.
  4. Gunakan pagination untuk berpindah halaman data bila jumlah row banyak.
  5. Perhatikan nama kolom, isi row, dan hubungan antar field sebelum memutuskan melakukan perubahan.

Kapan Tab Ini Dipakai

  • Melihat nilai field asli yang tidak terlihat di form aplikasi.
  • Mencari ID transaksi, status, flag, atau relasi data untuk kebutuhan troubleshooting.
  • Memverifikasi apakah suatu transaksi benar-benar tersimpan di tabel tertentu.
Jika Anda hanya ingin melihat data dengan filter yang lebih spesifik, sering kali tab SQL Script lebih aman daripada langsung mengedit row.

Cara Edit Data Langsung Di Tabel

Tab Edit Database dapat dipakai untuk mengubah nilai field pada row tertentu dan menyimpannya dengan tombol simpan di kiri baris.

Langkah Edit

  1. Pilih tabel yang benar.
  2. Cari row yang akan diperbaiki.
  3. Klik field yang dapat diedit, lalu ubah nilainya.
  4. Periksa kembali seluruh row agar tidak ada field lain yang ikut berubah tanpa sengaja.
  5. Klik ikon Save pada baris tersebut.
  6. Pastikan muncul notifikasi sukses, lalu cek ulang dampaknya di form atau laporan yang terkait.

Catatan Penting

  • Tidak semua kolom sebaiknya diubah. Kolom audit seperti id, usercreate, useredit, dan updatetimestamp umumnya tidak boleh diubah dari editor ini.
  • Editor ini fokus pada update data yang sudah ada, bukan workflow bisnis lengkap. Jadi perubahan yang lolos simpan belum tentu menjalankan semua validasi bisnis seperti saat input dari form normal.
  • Setelah edit manual, cek kembali efeknya ke laporan, saldo, jurnal, stok, atau status transaksi terkait.

Setelah Edit Manual, Apa Yang Harus Dicek

Risiko Edit Manual Langsung Ke Database

Edit manual ke database hanya boleh dilakukan jika Anda benar-benar paham hubungan tabel dan dampak bisnisnya.

Yang Tidak Boleh Dilakukan

SQL Script

Tab SQL Script dipakai untuk menjalankan satu statement SQL saja pada database aktif. Hasilnya akan tampil dalam tabel bila statement berupa SELECT, atau tampil sebagai pesan sukses dengan jumlah row terpengaruh untuk statement non-SELECT.

Perintah Yang Diizinkan

  • SELECT ...
  • INSERT INTO ...
  • UPDATE ...
  • DELETE FROM ...
  • REPLACE INTO ...
  • TRUNCATE TABLE ...
  • CREATE TABLE ...
  • ALTER TABLE ...
  • DROP TABLE ...

Batasan SQL Script

  • Hanya satu statement dalam satu kali eksekusi. Multiple statement tidak diizinkan.
  • Script hanya boleh bekerja pada database aktif. Referensi database lain dengan format db.table akan ditolak.
  • Perintah level server atau database global tidak boleh dijalankan dari editor ini.

Perintah Yang Ditolak

  • USE ...
  • CREATE DATABASE ...
  • DROP DATABASE ...
  • ALTER DATABASE ...
  • CREATE USER ...
  • DROP USER ...
  • GRANT ... dan REVOKE ...
  • SET GLOBAL ...
  • INTO OUTFILE atau INTO DUMPFILE
  • LOAD DATA ...

Contoh Yang Aman Untuk Cek Data

SELECT * FROM account LIMIT 10
SELECT salesid, salesdate, customerid, salestotal FROM sales ORDER BY salesdate DESC LIMIT 20
SELECT productid, SUM(invin - invout) AS saldo FROM inventory GROUP BY productid LIMIT 20
SELECT purchaseid, supplierid, purchasedate FROM purchase WHERE purchasedate >= '2026-01-01' ORDER BY purchasedate DESC LIMIT 50

Contoh Yang Mengubah Data

UPDATE sales SET memoedit='Koreksi admin' WHERE salesid='SO-001'
DELETE FROM customernote WHERE id='123'
ALTER TABLE customernote ADD COLUMN notepriority INT NOT NULL DEFAULT 0

Untuk statement yang mengubah data, pastikan backup sudah dibuat dan Anda memahami betul row mana yang akan terkena.

Contoh Skenario SQL Script

Audit Data

Mulai dari SELECT untuk mencari masalah, jangan langsung UPDATE atau DELETE.

Koreksi Terbatas

Gunakan UPDATE hanya jika ID atau row yang akan diubah sudah pasti dan jumlahnya terkontrol.

Perubahan Struktur

Gunakan ALTER TABLE hanya jika Anda paham dampaknya ke form, laporan, dan kode aplikasi.

Urutan Aman Menjalankan SQL Script

  1. Mulai dari SELECT untuk memastikan tabel, row, dan filter yang benar.
  2. Hitung atau perkirakan jumlah row yang akan terkena. Jika hasilnya lebih besar dari yang Anda duga, jangan lanjut dulu.
  3. Buat backup baru bila script akan mengubah data atau struktur tabel.
  4. Tulis statement final dengan filter yang spesifik, lalu baca ulang sebelum klik eksekusi.
  5. Setelah script selesai, cek form, laporan, atau tabel relasi yang terdampak.

Troubleshooting Cepat

Pastikan nama tabel dan ID yang dipakai sudah benar. Jika perlu, gunakan SQL Script dengan SELECT supaya bisa menambah filter, urutan, atau join ke tabel lain.

Hentikan perubahan lanjutan. Catat statement yang dijalankan, jumlah row terpengaruh, lalu bandingkan dengan backup atau data pembanding. Jika dampaknya luas, restore sering lebih aman daripada memperbaiki efek samping satu per satu.

Periksa lagi nama file backup yang dipilih, waktu backup dibuat, dan apakah ada input transaksi baru setelah restore selesai. Jangan langsung melakukan restore kedua tanpa memastikan sumber masalahnya.

Tab Others

Hapus Foto Absensi

Pilih tanggal batas, lalu konfirmasi penghapusan dengan mengetik YES. Fitur ini dipakai untuk membersihkan file foto absensi sebelum tanggal tertentu.

Empty Transaction

Mengosongkan transaksi dari database aktif. Fitur ini sangat berbahaya dan meminta konfirmasi teks IAGREEDELETEALLTRANSACTION. Gunakan hanya jika benar-benar ingin menghapus transaksi.

Repost HPP Inventory / Journal

Dipakai untuk menghitung ulang HPP dan dampak jurnal pada transaksi inventory. Gunakan preview lebih dulu sebelum menjalankan repost penuh.

Cut Off

Maintenance menyediakan tombol untuk membuka workspace cut-off. Karena prosesnya cukup panjang dan berdampak ke saldo opening, arsip transaksi, dan verifikasi batch, panduannya dipisah ke halaman khusus.

Buka Dokumentasi Cut Off

Checklist Aman Sebelum Menutup Halaman

FAQ Singkat

Jika hanya ingin melihat data, gunakan SELECT atau lihat tabel di Edit Database. Jika ingin mengubah satu row sederhana, Edit Database lebih mudah. Jika perlu filter kompleks atau update massal, SQL Script lebih cocok tetapi risikonya lebih tinggi.

Tidak selalu. Banyak perubahan manual hanya menyentuh satu tabel. Karena itu user tetap harus memeriksa tabel relasi, laporan, stok, saldo, dan jurnal yang terkait.

Bila kesalahan sudah menyebar ke banyak tabel, banyak transaksi, atau Anda tidak yakin dampaknya, restore dari backup yang benar sering lebih aman daripada koreksi manual yang panjang.

Lokasi Menu