Distributor

Perusahaan distribusi atau distributor umumnya adalah perusahaan dagang yang memiliki area pemasaran yang luas jika dibandingkan dengan usaha grosir. Distributor melakukan transaksi secara global dengan area customer yang sudah luas dan banyak.Tingkat transaksi perusahaan distributor sangat padat dengan quantity barang yang besar. Metode pemasaran yang digunakan umumnya ada dua macam, yaitu transaksi penjualan berdasarkan order penjualan dan transaksi penjualan secara langsung dengan didukung oleh tenaga seles kanvaser baik yang menggunakan kendaraan roda dua atau pun roda empat.Transaksi yang sangat sering membutuhkan pencatatan secara intensif yaitu pencatatan kas masuk dan kas keluar, pencatatan hutang dagang, piutang dagang, komisi salesman dan yang lebih sulit adalah pencatatan mutasi antara barang masuk dan barang keluar, sehingga persediaan/stok barang sulit terkontrol.

Apabila tidak menggunakan teknologi, perusahaan distribusi akan kesulitan dalam menganalisa manajemen perusahaan. Selain itu juga memerlukan waktu dan ketelitian yang ekstra untuk mencatat semua transaksi perusahaan. Jika menggunakan Acosys maka banyak kemudahan yang akan didapat, sehingga manajemen perusahaan lebih terkontrol.

Berikut beberapa keuntungan yang didapatkan jika menggunakan Acosys untuk usaha Distributor :

  1. Input pembelian sangat mudah karena otomatis akan tersimpan kedalam laporan.
  2. Laporan Hutang Dagang yang mudah dianalisa sehingga lebih terkontrol.
  3. Transaksi penjualan termasuk pencarian harga jual barang sangat mudah, sehingga dapat meminimalisasi kesalahan dalam memilih barang.
  4. Retur barang ke supplier atau retur barang dari pelanggan mudah dikelola, karena histori transaksi penjualan tersimpan di database Acosys.
  5. Harga jual dapat dibedakan berdasarkan level pelanggan sehingga memudahkan dalam menentukan harga jual saat melakukan transaksi penjualan
  6. Laporan Penjualan yang lengkap dan rinci, seperti laporan penjualan per barang, per faktur, per pelanggan dan per supllier.
  7. Laporan Penjualan dapat dilihat berdasarkan sales atau marketing, sehingga mudah dalam menentukan komisi.
  8. Aturan komisi dapat dibuat sendiri sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
  9. Laporan Piutang Dagang yang mudah dianalisa, sehingga piutang pelanggan lebih terkontrol.
  10. Perusahaan dapat melihat Laba Kotor secara otomatis dan mudah.
  11. Laporan Persediaan Barang didukung dengan Laporan Arus Produk Masuk dan Keluar dan Histori Produk/Kartu Stok, sehingga mempermudah dalam mengontrol stok barang.
  12. Stok barang sales kanvaser dapat dikontrol dengan mudah.
  13. Jika menggunakan Fitur Akuntansi, perusahaan dapat melihat laporan keuangan seperti Laporan Laba/Rugi, Neraca, Buku Besar dan Laporan lainnya secara otomatis.